Hot Wheels Video, Reverensi Mengenal Hot Wheels yang Bukan Lagi Sekadar Manian

Hot Wheels Video, Reverensi Mengenal Hot Wheels yang Bukan Lagi Sekadar Manian

Diecast, atau miniatur mobil yang pembuatannya melibatkan proses pelelehan logam untuk kemudian dituang pada cetakan yang bentuknya diinginkan alias die casting, merupakan jenis mainan anak-anak yang pasti sudah tidak lagi asing bagi Anda. Memang benar bahwa diecast memang nampak seperti mainan biasa, bahkan mainan murah, tapi ternyata barang yang nampaknya sepele ini mampu jadi investasi bagi para penggemarnya. Bahkan, sudah ada banyak diecast di berbagai negara di penjuru dunia yang dilelang dan berhasil dijual dengan harga nan fantastis.


Diecast, Hanya untuk Anak-Anak?

Jika diecast, serupa dengan berbagai jenis mainan lainnya, nampak menyasar anak-anak sebagai pasar utamanya, saat ini sudah ada semakin banyak penggemar miniatur mobil ini yang juga merupakan orang dewasa. Banyak dari mereka yang sudah jadi penggemar diecast sejak mereka masih kecil, ada juga yang baru tergila-gila mengoleksi mainan ini begitu sudah dewasa. Terlepas dari bagaimana mereka akhirnya jatuh cinta dengan diecast, para kolektor tersebut sama-sama tidak berkeberatan mengorbankan waktu dan uang untuk melengkapi koleksi mereka, bahkan sampai ke luar negeri. berikut adalah Hot Wheel Video bahwa orang dewasa pun berebut mencarinya.

Produksi Pertama Diecast

Kalau berbicara soal diecast, barangkali sudah ada satu nama yang langsung terlintas di kepala Anda: Hotwheels. Meskipun kepopuleran Hotwheels yang sudah mendunia saat ini, seperti yang bisa Anda lihat dari dominasinya di berbagai Hot Wheel Video, sebenarnya Hotwheels bukanlah nama merek diecast pertama yang dirilis di dunia.

Justru diecast diproduksi untuk pertama kali pada awal abad ke-20 di Inggris oleh Meccano (Dinky Toys), di Amerika Serikat oleh Dowst Brothers (Tootsie Toys), dan di Prancis oleh Fonderie de presisi de Nanterre (Solido).

Model awal diecast yang dirilis di pasaran merupakan miniatur mobil yang hanya berfokus pada tampilan luarnya. Selain itu, bahan dasar diecast pada mulanya adalah cetakan kaleng dengan proses pewarnaan secara manual. Baru setelah berlalunya tahun ke tahun dan semakin canggihnya teknologi produksi mainan yang berkembang pada saat itu, penggunaan cetakan besi serta decal untuk proses pewarnaan dilakukan.

Pada tahun 1947, sebuah nama atau merek diecast pun dirilis dan nama tersebut masih populer di kalangan penggemar sampai sekarang, yaitu Matchbox. Pada masa itu, penjualan Matchbox dilakukan dalam format paket seri, dengan total sampai 75 jenis mobil di dalam satu paket tersebut. Dan konsep rilis yang berseri inilah yang menjadi alasan masih banyak penggemar setia yang menanti-nanti produk mereka.

Perkembangan Popularitas Diecast

Sampai saat itu, diecast masih dianggap sebagai mainan anak-anak. Lantas, bagaimana akhirnya miniatur mobil ini mulai diminati sebagai barang koleksi? Popularitas diecast sebagai benda koleksi konon bermula pada kisaran tahun 1950an, seiring dengan peningkatan kualitas dan detail diecast yang diproduksi. Jika dulunya diecast hanya berfokus pada tampilan luar alias eksteriornya, akhirnya detail pun ditambahkan pada setiap bagian diecast agar semakin serupa dengan mobil asli. Salah satunya adalah detail pada desain interior diecast, seperti yang dilakukan oleh Mettoy dengan seri Corgi mereka di tahun 1956.

Hot Wheels Dirilis di Pasar

Kalau begitu, kapan Hot Wheels akhirnya muncul di pasaran? Nama ini pertama kali diperkenalkan di pasaran pada tahun 1968 oleh produsen mereka, Mattel. Selain peningkatan popularitas diecast baik sebagai mainan anak-anak dan barang koleksi, alasan Mattel merilis Hot Wheels juga didasari keinginan untuk merilis produk bagi anak laki-laki, serta untuk mengimbangi fenomena kepopuleran boneka Barbie di kalangan anak perempuan.

Begitu dirilis, Hot Wheels langsung memikat hati banyak konsumennya. Selain karena dirilis oleh Mattel, perusahaan mainan ternama di Amerika Serikat dan bahkan di dunia, hal ini juga disebabkan uniknya pewarnaan diecast keluaran Hot Wheels. Kepopuleran Hot Wheels sejak pertama dirilis pun segera menyaingi kepopuleran Matchbox di pasar diecast.

Diecast Sebagai Investasi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, diecast sudah beralih dari sekadar barang mainan menjadi barang koleksi yang diincar dan diburu oleh para penggemarnya di penjuru dunia. Bahkan, para kolektor pun tidak segan-segan merogoh kocek dalam demi mendapatkan diecast incaran mereka, termasuk diecast Hot Wheels. Tak jarang pula dari mereka yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan diecast impian mereka.

Hal ini dikarenakan peralihan nilai atau fungsi diecast yang telah menjadi gaya hidup bagi para kolektornya. Dan dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses informasi kapan saja dan di mana saja menggunakan internet, maka sudah jadi hal yang umum bagi para penggemar diecast untuk saling berkomunikasi, termasuk untuk melakukan transaksi jual-beli. Salah satu situs yang paling banyak dikunjungi untuk mendapatkan diecast di kalangan kolektor adalah eBay.

Komunitas Diecast di Indonesia

Dengan kepopuleran diecast di dunia, Indonesia pun tak luput dari serangan virus diecast, termasuk produk yang dilabeli dengan nama Hot Wheels. Jumlah kolektor diecast di Indonesia pun tak kalah banyak, dan mereka tergabung di dalam berbagai komunitas penggemar diecast di Indonesia.

Dengan adanya komunitas ini, para penggemar dan kolektor diecast pun dapat berkumpul dan saling berbagi informasi, termasuk informasi jual-beli, di antara mereka. Bukan hanya model-model atau edisi diecast yang biasa saja yang saling mereka perbincangkan, tapi juga berbagai varian diecast edisi khusus. Secara rutin, para anggota komunitas pun berkumpul untuk menghabiskan waktu bersama sesama penggemar dan kolektor. Dan dari situ, lahirlah Indonesia Diecast Expo, sebuah acara tahunan yang menjadi wadah berkumpulnya para pencinta diecast. Bahkan, para pengunjung dan partisipan acara tersebut bukan hanya para penggemar diecast dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Tiongkok, Hongkong, dan Jepang.

Mengapa Ada Diecast yang Mahal?

Kalau Anda amati, harga diecast di pasaran barangkali bahkan hanya sekitar Rp 20ribu. Tapi, ada juga jenis-jenis diecast yang harganya bisa sampai 10 kali lipat, dan bahkan sampai jutaan. Nah, sebenarnya apa yang bisa membuat ada diecast yang harganya selangit?

Penyebabnya bervariasi, dan salah satunya adalah tahun pembuatan. Serupa seperti mobil asli yang harganya melambung begitu mobil tersebut jadi mobil kuno dan tetap terawat, diecast pun begitu. Selain itu, ada juga diecast edisi khusus yang memang hanya diproduksi pada tahun tertentu, sehingga keberadaannya jadi langka.

Tips untuk Kolektor Diecast Pemula

Karena itu, jika Anda sudah memutuskan untuk jadi kolektor diecast, Anda jelas perlu merawat baik-baik diecast yang Anda miliki. Sebab, bisa jadi diecast yang sekarang Anda miliki kelak akan dihargai oleh sesama kolektor sampai puluhan kali lipat dari harga belinya sekarang. Selain itu, ketika Anda akan membeli diecast, jangan mudah tergiur dengan harganya yang mahal karena menyangka diecast tersebut langka. Luangkan waktu untuk melakukan riset atau berkonsultasi dulu dengan kolektor yang lebih berpengalaman agar Anda tidak menyesal nantinya. sebagai permulaan kalian bisa melihat beberapa Hot Wheel Video sebagai reverensi


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel